Cara Mengobati Edema Paru dan Pencegahannya agar Tak Mengalaminya Lagi

 

Edema paru merupakan suatu kondisi gangguan pada paru-paru berupa penumpukan cairan di dalam paru-paru. Dalam kondisi normalnya, paru-paru terisi oleh udara ketika seseorang bernapas. Akan tetapi, dalam kondisi ini paru-paru justru terisi oleh cairan. Kondisi seperti ini menyebabkan oksigen tidak bisa terserap dengan baik dan dialirkan ke darah seperti seharusnya. Selain itu, cairan yang terakumulasi di dalam kantung udara dapat menyebabkan sulit bernapas.

Gangguan kesehatan ini memang cukup umum terjadi, terutama dialami oleh orang-orang yang berusia lanjut. Oleh karena itu, kondisi ini jarang ditemukan pada orang-orang yang usianya lebih muda. Kondisi seperti ini bisa ditangani dengan cara mengobati edema paru yang benar. Caranya adalah dengan mengurangi faktor-faktor risiko yang ada. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai informasi tentang edema paru, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Gejala Edema Paru

Dikutip dari hellosehat.com, gejala dan yang umumnya mudah dikenali saat Anda menderita edema paru adalah kesulitan dalam bernapas. Kondisi ini termasuk gawat dan harus mendapatkan penanganan medis sesegera mungkin. Jika tidak segera ditangani secara serius, maka hal ini dapat berakibat fatal. Untuk itu, diperlukan cara mengobati edema paru yang tepat.

READ  Apakah Efusi Pleura Itu Berbahaya? Simak Penjelasan di Bawah Ini

Akan tetapi, umumnya keadaan tersebut ditemui pada penderita edema paru jenis akut. Berbeda dengan gejala dan tanda-tanda yang dialami pengidap edema paru kronis yang umumnya tidak terlalu parah. Oleh karena itu, tergantung kondisinya apakah Anda menderita edema paru akut atau kronis. Gejala yang timbul tersebut akan sedikit berbeda. Akan tetapi, umumnya Anda akan merasakan beberapa gejala umum yaitu gelisah, kelelahan, penurunan tingkat kesadaran, pembengkakan kaki atau perut, kulit tampak pucat, dan keringat yang berlebih.

Cara Mengobati Edema Paru

Pada tahap pemeriksaan awal, dokter akan melakukan pemeriksaan diagnosis. Dokter terlebih dahulu menanyakan apa sajakah gejala-gejala edema paru yang dirasakan, riwayat penyakit Anda dan keluarga, dan gaya hidup yang biasa dijalani. Apabila dokter mencurigai adanya penumpukkan cairan di dalam paru-paru, dokter melakukan beberapa tes tambahan untuk memastikan apakah Anda memang mengidap edema paru atau tidak.

READ  Beberapa isi kotak P3k yang harus kamu ketahui

Dikutip dari hellosehat.com, serangkaian tes tambahan tersebut adalah tes x-ray, tes darah, tes oksimetri nadi, ECG, dan ekokardiogram. Setelah hasil diagnosis tersebut keluar dan dipastikan positif mengalami edema paru, dokter langsung menerapkan cara mengobati edema paru sesuai dengan kondisi dan penyebabnya sesuai hasil pemeriksaan.

Orang yang menderita edema paru secara tiba-tiba umumnya membutuhkan penanganan segera di rumah sakit. Anda mungkin perlu dirawat di ICU untuk mengeluarkan kelebihan cairan di dalam paru-paru serta untuk membantu kerja jantung agar lebih efektif. Untuk metode pengobatannya, terdapat beberapa hal yang dilakukan adalah diuretik, morfin, nitroprusside, dan obat-obatan untuk jantung.

Upaya Pencegahan Edema Paru

Agar gejala edema paru bisa segera mereda dan tak kambuh lagi, beberapa upaya pencegahan dengan mengurangi faktor risikonya memang sangat perlu dilakukan selain menerapkan cara mengobati edema paru. upaya pencegahan tersebut juga sangat diperlukan bagi Anda yang belum pernah mengalami dan agar tetap sehat.

READ  Penyebab Halusinasi yang Bisa Kamu Ketahui

Beberapa upaya pencegahan tersebut adalah berolahraga selama 30 menit setiap harinya. Mengonsumsi makanan sehat yang kaya serat, rendah lemak, gula, dan garam juga sangat dianjurkan. Menjaga berat badan agar ideal juga perlu dilakukan agar menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Menjaga tekanan darah serta kadar kolesterol dalam darah agar stabil tetap dalam batas normal juga harus dilakukan. Jangan sampai juga mengalami stres dan hindarilah merokok demi kesehatan paru-paru.

 

Sumber artikel:

hellosehat.com

www.halodoc.com

 

Sumber gambar:

hellosehat.com

gambarviralhd.blogspot.com